Kamis, 09 Februari 2012

[ff]Saengil Chukkae, Kyuhyun oppa - Part 3

Diposting oleh Mila Novera di 2/09/2012 09:30:00 PM
Reaksi: 

Cast       : Kyuhyun SuperJunior
                Shin Hyu Ri a.k.a author
                All member SuperJunior
Author   : KyuMil alias SpringMila
Song      : Angel Ost. Haru – SuperJunior

Hai hai readers, akhirnya bisa juga buat ff. hahaa ini ff pertama ku looh jadi maaf yaa kalo agak gaje ^^.
Oh ya, sebelumnya aku mau ucapin Saengil Chukkae hamnida buat Kyu oppa. Semoga tambah ganteng, tambah sehat, ga jail lagi sama hyung nya dan yang pasti happy selalu. Amiiin ^^
Ok deh ga usah kebanyakan cingcong cing. Happy reading ^^

cerita sebelumnya...
Aku memperhatikan setiap gerak-gerik namja tadi. Dia berbalik menghadapku. Pertama dia membuka topi hitamnya, kemudian jaket abu-abunya. Setelah itu, dengan perlahan dia membuka masker di wajahnya yang selalu dipakainya sejak aku bertemu dengannya. Di balik masker itu ada sebuah  senyuman yang mengembang –senyum evil yang manis.
“Hay, Cho Kyuhyun imnida” katanya sambil membungkukkan badan.


-Kyuhyun PoV-
“Hay, Cho Kyuhyun imnida.” Aku membungkukkan badanku. Tapi, kenapa dia diam saja ya? Aku baru sadar kalau dia terkejut dengan apa yang dilihatnya. Aku tersenyum. Aku tahu dia kaget dan tidak menyangka kalau namja yang dari kemarin ditemuinya adalah seorang Cho Kyuhyun. Biasnya.
“Hei kenapa diam saja?”
“Hiks” sebulir air mata jatuh di pipinya.
“Ya! Kenapa menangis? Bukankah kau bilang jika bertemu dengan Kyu kau akan memeluknya. Kenapa sekarang malah menangis?” aku berusaha menghapus air mata Hyu Ri. Yeoja manis yang berada di hadapanku.
“YA Cho Kyuhyun! Kau apakan anak orang sampai menangis seperti itu?” Tanya Eunhyuk hyung yang tiba-tiba muncul. Di belakangnya ada Donghae hyung. Tapi, sepertinya semua Hyung ku keluar dari tempat persembunyian mereka (?) saat mendengar teriakan Eunhyuk hyung tadi.
“YA hyung kau diam saja! Ini bukan urusan mu.” Aku menoleh ke arah Eunhyuk hyung.
“Ya dasar evil…”
“Sudah Hyukie biarkan saja mereka.” Kata Leeteuk hyung sambil berlalu dan menarik tangan Eunhyuk hyung. Tapi, semua member sepertinya masih menatap kami. Aku tidak peduli. Ku arahkan wajahku untuk kembali menatap Hyu Ri.
“Hei…” aku mencoba untuk kembali bicara pada Hyu Ri.
“Oppa…” akhirnya dia bersuara (?).
“Ne”
“A, apa benar ini Kyuhyun oppa?” sepertinya dia masih tidak percaya. Akhirnya aku mengambil tangannya dan ku tempelkan di pipiku.
“Ne. Ini aku. Cho Kyuhyun.” Aku kembali menatap matanya. Ternyata dia memiliki mata yang indah berwarna coklat tua.
‘Greb’ *bunyi apaan tuh ya? Oh ternyata Hyu Ri meluk Kyu oppa*
-Kyuhyun PoV end-


Aku merasakan hangat tubuhnya. Entah kenapa air mataku keluar tapi aku tersenyum di dalam pelukannya. Ternyata selama ini aku berada di dekat bias ku. Orang yang sangat ku sukai dan ku cintai. Pantas saja saat melihat matanya rasanya hatiku tenang.
Dia melepaskan pelukan ku. Menatap wajah ku yang basah oleh air mata.
“Ya kenapa menangis lagi?” dia sibuk menghapus air mata ku.
“Habis oppa sudah mengerjai ku…” jawab ku.
“Mian…mianhae” katanya lagi. Kali ini dia kembali memelukku. “Kau kan tahu aku ‘evil’. Hehee. Tapi, aku senang memiliki fans yang setia seperti mu.”
“Jinjja oppa?”
“Ne jinjja. Sudah, jangan menangis lagi!” dia melepaskan pelukannya.
“Ne”
“Ayo duduk dulu. Oh ya, hyung, ini Shin Hyu Ri yang aku ceritakan kemarin.”
“Oh jadi ini yeoja yang kau ceritakan kemarin. Manis juga.” Kata Sungmin oppa sambil tersenyum.
“Ne manis juga. Hyu Ri –ah kenapa kau bisa suka dengan si evil ini? kenapa tidak menyukai ku saja?” kata Eunhyuk oppa.
“Ya hyung -ah. Lebih baik dia menyukaiku daripada dengan raja yadong seperti mu.” Aku terkikik pelan  mendengarnya.
“Ya evil –ah…”
“STOP! Kalian berisik.” Kata Leeteuk oppa. “Hyu Ri –ah, ayo duduk.”
“Gamsahamnida, oppa.” aku tersenyum.
“Kyu, lebih baik kau ganti baju dulu sana!” kata Leteuk oppa lagi sambil melirik Kyu.
“Ne hyung.“ katanya. “Sebentar ya.” Dia tersenyum ke arah ku. Aku membalasnya dengan anggukan.
Aku mengedarkan pandangan ke seluruh ruangan. Semua member super junior ada di sekeliling ku. Ini seperti mimpi. Benar-benar mimpi yang menjadi kenyataan.
“Hyu Ri –ah katanya kau dari Indonesia. Benarkah?” Tanya Siwon oppa.
“Ne oppa. Oh ya, aku sampai lupa. Ini ada hadiah dari teman-teman ku di Indonesia.” Aku membuka bungkusan yang sedari tadi aku pegang dan membagikannya kepada oppadeul yang ada dihadapanku. Aku melihat ekspresi mereka sangat senang.
“Gomawo, Hyu Ri –ah.” Kata Yesung oppa. Aku tersenyum.
“Buat ku mana?” kata seseorang yang baru keluar dari kamar setelah berganti baju tadi.
“Mian oppa. Aku tidak membawa sekarang. Lagipula ulangtahun oppa kan lusa. Jadi, harap bersabar ya.”
“Ah curang. Katanya aku bias mu.”
Aku tertunduk “mianhae oppa”
“Hahaa aku bercanda. Sudah tidak usah dipikirkan.” Dia duduk di sebelahku dan menggenggam pundakku. Aku tersenyum.
Aku benar-benar bahagia bisa berada di tengah-tengah mereka. Para idol yang tampan dan juga ramah. Tidak salah aku mengidolakan mereka. Kami tertawa bersama melihat pertengkaran Kyu oppa dengan Hyukie oppa. Tingkah lucu semua member juga. Aku banyak menceritakan tentang Indonesia. Tentang tempat-tempat yang indah di Indonesia, para ELF indo yang ingin sekali melihat para member SuperJunior datang ke sana, dan juga makanan khas Indonesia yang enak-enak.
“Kapan-kapan aku akan buatkan makanan khas Indonesia khusus  buat oppadeul semua.” Janji ku pada mereka. Mereka semua bersorak senang.
Tanpa terasa waktu beranjak malam. Aku harus kembali ke apartemen karena rencananya besok oppadeul akan melakukan latihan rutin. Jadi mereka harus istirahat.
“Gamsahamnida oppa. Aku senang sekali hari ini. Kalian benar-benar baik.” Aku membungkukkan badan tanda penghormatan sebelum pulang.
“Ne. kami juga senang dengan kedatanganmu. Besok ke sini lagi ya! Kata Hyukie oppa.
“Kyu, tolong kau antarkan Shin Hyu Ri ke apartemennya. Kasihan sudah malam.” Kata Leeteuk oppa.
“Andwae oppa. Aku bisa pulang sendiri.”
“Gwenchana. Lagi pula ini sudah malam. Hyung aku antarkan Hyu Ri sebentar ya.”
“Ne. Hati-hati”
Aku membungkukkan badan lagi kepada mereka sebelum meninggalkan dorm.


# H -1 Kyuhyun’s Birthday

Aku terbangun dari tidur ku. Melihat sekeliling ruangan. Ternyata aku ada di apartemen ku. Apa itu hanya mimpi? Ya, aku mimpi bertemu dengan Kyu oppa dan juga para member SuperJunior yang lain.
-You’re my everything my love, naegen neomani boyeo, jakku nega saenggangna, eonjena naneun ussul su isseo-
Handphone ku berdering. Aku melihat layar. Tertera nomor yang tidak ku kenal.
“Hallo.”
“Kau sudah bangun?” terdengar suara namja yang tidak asing di telingaku.
“Ne. Ini siapa?”
“Masa kau tidak kenal suara bias mu sendiri?”
“Mwo?”
“Aishh. Ini aku, Kyuhyun.” Jawabnya.
“MWO?” aku tambah terkejut setelah tahu siapa yang menelpon ku pagi-pagi sekali.
“Aiishhh, kau ini. Apa perlu aku ke apartemen mu?” Tanyanya mulai kesal.
“Ti, tidak usah oppa. Maaf aku sedikit tidak percaya kalau oppa yang menelpon sepagi ini. Sekali lagi mianhae oppa…” akhirnya aku sadar bahwa kemarin itu bukan mimpi. “Tapi, darimana oppa tahu nomor handphone ku?”
“Kemarin kan aku meminta nomor handphone mu. Kau lupa?”
“Hehee iya aku lupa. Ada apa oppa menelpon ku?”
“Nanti siang kau bisa ke sini kan?”
“Ah bisa. Tapi, apa aku tidak mengganggu? Bukankah kalian ada latihan hari ini?”
“Memang. Tapi, hyung mengijinkan kau datang kemari. Lagipula aku mau menagih janji mu yang kemarin…”
“Janji apa oppa?”
“Katanya kau mau membuatkan kami masakan khas Indonesia. Aku mau mencobanya. Bisakan kau memasaknya untuk kami?”
“Ohh itu. Tentu saja. Baiklah nanti siang aku ke sana.”
“Ne. Aku tunggu yaa…”
“Ok”


-Kyuhyun PoV-
‘Pip’
Hahaa akhirnya dia mau datang ke sini lagi. Sebenarnya alasan aku meminta dia ke sini bukan karena janjinya tentang masakan itu, tapi entah kenapa aku jadi rindu ingin melihat senyumannya.
“Kyu, tumben sudah bangun?” sapa Sungmin hyung yang baru terjaga dari tidurnya.
“Ah iya hyung. Aku mau mandi dulu yaa.”
“Tumben tuh anak bisa bangun pagi. Ada apa ya? Tampaknya dia juga bersemangat sekali hari ini. apa karena Hyu Ri ya?” Sungmin tersenyum.
-Kyuhyun PoV end-


Siang ini aku akan kembali ke tempat itu. Tempat yang membuat aku sangat bahagia. Siapa juga yang tidak akan bahagia kalau ke tempat idol pujaannya. Aku ELF yang beruntung.
Tangan ku sudah penuh terisi barang. Sebenarnya makanan sih. Makanan untuk oppadeul yang ganteng-ganteng itu. Hehee
Tepat jam setengah satu siang aku sampai di depan gedung dorm mereka.
“Lebih baik aku telpon Kyu oppa dulu sebelum masuk.” Aku memencet tombol nomor telpon tujuanku.
“Hallo oppa. Ne aku sudah di depan dorm… ne aku tunggu oppa di sini.”


-Kyuhyun PoV-
“Kau sudah di depan dorm? Baiklah aku akan ke sana. Tunggu sebentar yaa”
Ternyata dia sudah di sini. Padahal daritadi aku menunggunya.
“Hyung, aku ke bawah sebentar ya.” Aku langsung berlari ke luar tanpa mendengarkan teriakan Leeteuk hyung yang bertanya aku mau kemana. Toh aku kan sudah bilang ingin ke bawah.
“Hyu Ri –ah. Sudah lama menunggu?” akhirnya aku bisa melihatnya. Melihat senyuman itu lagi.
“Tidak oppa. Aku juga baru sampai di sini.” Dia tersenyum. Itu yang aku harapkan.
“Ayo kita ke atas!” aku menarik tangannya. Aku baru sadar kalau dia membawa banyak barang. “Ini apa? Kenapa banyak sekali?”
“Oh ini makanan untuk oppa juga untuk yang lain. Aku membuat masakan yang special untuk kalian. Semoga kalian suka.”
“Oh begitu. Tentu saja kami akan suka. Pasti enak.”

“Hyuuungg tolong bantu akuu” teriak ku pada semua hyung yang ada di dalam ruang latihan.
“Ada apa sih teriak-teriak begitu?” Tanya Yesung hyung.
“Ini tolong bawakan” jawab ku sambil menjulurkan satu kantong plastic di tangan kiriku.
“Oppa biar aku yang bantu ya…”
“Tidak usah. Biar mereka saja. Kau kan sudah susah payah memasak ini untuk kami…”
“Mwo? Ini makanan? Sini biar aku bantu…” kata Eunhyuk hyung yang tiba-tiba nongol dari balik punggung Yesung hyung. Pasti ada maunya nih dia. Kan dia makannya banyak.
“Ayo kita makan makan…” kata Hyukie hyung.
Semua hyung menghampiri Hyukie hyung.
“Makanan dari siapa nih?” Tanya Wookie hyung. Hyukie hanya menjawab dengan mengangkat bahu. Dia sedang sibuk mengeluarkan makanan di dalam plastic. Dasaaar. Benar kan dia ada maunya.
“Dari Hyu Ri, hyung…” jawab ku yang baru memasuki ruang latihan disusul oleh Hyu Ri yang ada di belangku.
“Oh begitu.” Jawab Wookie hyung.
“Annyeong oppadeul…” kaya Hyu Ri.
“Annyeong Hyu Ri-ah. Gomawo sudah membawakan kami makanan.” Kata Wookie hyung lagi.
“Ne oppa. Semoga kalian suka dengan masakan ku.”
Kami sibuk memakan makanan dari Hyu Ri.
“Hyu Ri –ah. Ini enak sekali.” Kata Sungmin oppa.
“Gomawo oppa.”
“Kau tidak makan?” Tanya ku padanya yang sejak tadi sibuk melihat kami yang sedang makan.
“Aku sudah kenyang melihat oppa lahap sekali makannya.” Jawabnya sambil tersenyum.
“Tapi kau juga harus makan. Nih…” aku menyendokkan nasi kepadanya.
“Ti, tidak usah oppa…”
“Tidak apa-apa. Ayo buka mulut mu…” aku menyuapkan nasi kepadanya.
“Eheem romantis banget sih…” goda Hyukie hyung.
“Iya dong.” Jawab ku singkat.
-Kyuhyun PoV end-


Dia menyuapi ku. Hwaaaa…apa pipiku merah? Aku rasa iya. Soalnya pipiku terasa panas.
“Hyu Ri-ah kau kenapa? Kau sakit? Kenapa wajah mu merah begitu?” Tanya Wookie oppa polos. Oh My God oppa kenapa harus dibahas sih?
“Mana?” Kyu oppa langsung menarik wajah ku. Hwaaa hwaaa siapa saja tolong akuu. Rasanya aku jadi sulit bernapas sekarang. Dia meneliti wajah ku dengan seksama.
“A, aku tidak apa-apa oppa…” kata ku sambil menepis tangan Kyu oppa dan langsung memalingkan wajah. Aku bisa lihat oppadeul yang ada diruangan ini tersenyum geli melihat tingkah kami. Aku juga ikut tersenyum.
Setelah makan siang dan istirahat, mereka kembali melanjutkan latihan untuk tampil besok di salah satu acara stasiun TV. Aku merasa kasihan kepada Kyu oppa karena dia harus bekerja di hari ulang tahunnya. Tapi, sepertinya dia sangat semangat sekali latihannya. Beberapa kali dia melihat ke arah ku dan aku membalasnya dengan senyuman.
Siang telah beranjak berganti dengan senja. Leeteuk oppa memberi aba-aba untuk mengistirahatkan tubuh sebentar yang telah letih latihan seharian.
“Hay, bosan ya melihat kami latihan?” Tanya Kyu oppa yang langsung menghampiri ku.
“Tidak. Justru aku beruntung bisa melihat kalian latihan. Oh ya, minum dulu oppa!” aku memberikannya botol minuman.
“Ne gomawo.” Dia meminum air di botol itu. “Ayo, ikut aku sebentar!” dia langsung beranjak dari duduknya dan meraih tangan ku.
“Hyung, aku mau ke ruang music sebentar ya.” Katanya kepada Leeteuk oppa.
“Ne. Jangan lupa nanti kita latihan lagi.”
“Ne aku ingat.”
Dia mengajakku ke ruang music? Mau apa ya?


-Kyuhyun PoV-
Aku mengajaknya ke ruang music. Aku ingin memberikan sesuatu kepadanya.
“Kita mau apa di sini?” Tanya Hyu Ri. Aku menghampiri sebuah piano yang berada di tengah ruangan dan duduk di tempat duduknya.
“Ayo duduk dulu.” Aku menarik tangannya untuk duduk di sebelahku. “Kau mau mendengar ku bernyanyi secara eksklusif?” aku mengembangkan sebuah senyum.
“Mauuu oppa. Hehee. Aku ingin sekali dengar suara oppa.” Dia tersenyum lebar.
“Hahaaa baiklah. Kau ingin aku menyanyikan lagu apa?” aku mulai membuka penutup piano.
“Hmm, apa ya? Oh ya, aku lagi suka sama lagu ‘Angel’ Ost. Haru itu loh oppa…”
“Ne. Kau dengarkan ya.”
Wo~a Wo~a Wo~a Wo~a Wo~a Wo~a Wo~a Wo~a
Neneun neomu nuni busyeo
Niga isseo nae simjangi ddwieo
Ojik neomani naegen No. 1
Neol saranghae
Jogeumman deo na dagawajwo
Neoui soneul ggok jabgo sipeo
I noraeneun Only For You
Yeongwonhi saranghae
I Need Your Love Love Love
Neoui du nuneul bomyeonseo yaksokhae
Nigyeoteseo neoman saranghalraeman jikilge
Baby Need Your Love Love Love
Neoui sarang hanaro nan chungbunhae
Modeungeoseul da ilheodo
Neomaneun jeoldae nohchijin aneulgeoya
You Are My Everything My Love
Naegen neomani boyeo
Jaggu niga saenggakna
Eonjena naneun useulsu isseo
You Are My Everything My Heart
Neomu naege isseo
Cheonsa boda deo areumdawo
Neo hanamaneul saranghalgeoya

‘plok plok plok’ suara tepuk tangan darinya.
“Suara oppa bagus sekali.”
“Gomawo.” Aku tersenyum. “Oh ya, besok jangan lupa datang ke stasiun TV untuk melihat ku tampil ya”
“Ku boleh datang?”
“tentu saja. Jangan sampai telat. Acaranya dimulai jam 7 malam. Kau bisa datang kan?”
“Ne. Pasti oppa.”
“Oh ya satu lagi…”
“Mwoya?” dia menengok ke arah ku. Aku tersenyum simpul.
“…tentu saja, jangan lupa hadiah ulang tahun ku.”
“Hahaa aku kira apa. Tentu saja oppa. Aku akan memberikan hadiah special untuk oppa.”
“Benar ya?”
“Iya.”
-Kyuhyun Pov end-


Aku berusaha menyelesaikan hadiah untuk Kyu oppa. Ya, frame yang waktu itu patah sudah aku perbaiki. Aku juga akan memberikannya rekaman suara ku sendiri yang menyanyikan lagu ‘Winter Child by Suzy Miss A’. Juga sepucuk surat untuknya.

To be continued...
Hehee gimana? Gaje banget ya?
Leave a comment please!!
Nantikan Part terakhirnya. Soon

0 komentar:

Posting Komentar

 

'Spring' Mila Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea