Jumat, 10 Februari 2012

[ff]Saengil Chukkae, Kyuhyun oppa - Part 4 END

Diposting oleh Mila Novera di 2/10/2012 07:07:00 PM
Reaksi: 
Cast       : Kyuhyun SuperJunior
                Shin Hyu Ri a.k.a author
                All member SuperJunior
Author    : KyuMil alias SpringMila
Song      : Angel Ost. Haru – SuperJunior

Hai hai readers, akhirnya bisa juga buat ff. hahaa ini ff pertama ku looh jadi maaf yaa kalo agak gaje ^^.
Oh ya, sebelumnya aku mau ucapin Saengil Chukkae hamnida buat Kyu oppa. Semoga tambah ganteng, tambah sehat, ga jail lagi sama hyung nya dan yang pasti happy selalu. Amiiin ^^
Ok deh ga usah kebanyakan cingcong cing. Happy reading ^^


# Hari H Kyuhyun’s Birthday

‘Selamat malam semua, hari ini ada penampilan special dari Super Junior.’ Kata MC acara itu. Aku melihat Kyu oppa dan juga member SuJu yang lain keluar dari backstage. Semua penonton berteriak histeris. Termasuk aku.
‘KYAAAAAA OPPAAAA SARANGHAEEE’
 Sebelum mereka mulai menyanyi, para ELF mengucapkan saengil chukkae kepada Kyu oppa.
“SAENGIL CHUKKAE HAMNIDA, KYU OPPAAA” teriak ELF serentak. Aku juga ikut berteriak. Berharap semoga dia mendengar suara ku.
“Gamsahamnida” kata Kyu oppa sambil membungkuk beberapa kali.
Mereka mulai menyanyikan lagu Superman dan dilanjutkan dengan A-Cha. Setelah selesai, mereka kembali ke backstage.


-Kyuhyun PoV-

“Waaa akhirnya selesai…” kata Leeteuk hyung.
“Iya. Lega rasanya.” Kata Siwon hyung.
“Hey Kyu, Hyu Ri mana? Dia tidak datang?” kata Sungmin hyung.
“Datang koq. Dia ada dibangku penonton tadi. Aku sempat melihatnya.” Jawab ku sambil tersenyum.
“Ohh. Apa dia sudah mengucapkan Saengil chukkae pada mu?” Tanya Wookie hyung.
“Tadi pagi sih dia sudah mengucapkannya di telpon. Tapi, aku ingin mendengarnya secara langsung.”
“Ya sudah, suruh saja dia ke sini.” Kata Sungmin hyung lagi.
“Ide bagus…” aku menyuruh seorang crew stasiun TV itu untuk mencari dan membawa Hyu Ri ke sini. Tentu saja aku memberikan foto Hyu Ri untuk mempermudah crew TV mencarinya.
“Aku mau ke toilet dulu.” Kata Yesung hyung.
“Aku ikuuut hyung…” kata Wookie hyung.
“Aku juga deh.” Kata Siwon hyung.
“Aku mau tiduran sebentar ya. Capek “ kata Leeteuk hyung.
“Aku mau ke room SNSD yaa” kata Donghae hyung.
“Yee dasar centil…” ejek ku padanya.
“Biarin. Mau ikut ga hyukie?” Tanya Donghae.
“Boleh boleh. Bye…”
Sekarang tinggal aku dan Sungmin hyung di sini. Sebenarnya ada Leeteuk hyung juga sih tapi, dia kan lagi tidur. Jadi, yang bisa diajak ngobrol ya cuma Sungmin hyung.
“Mana sih? Kenapa lama sekali ya dia?”
“Kenapa? Biasanya kau tidak memperdulikan soal waktu.” Kata Sungmin hyung.
“Eh… masa sih? Hehee “
“Kau suka padanya?” Tanya Sungmin hyung.
“Hah? Siapa? Yeoja ya? Kyu siapa yeoja itu?” kata seorang yeoja yang tiba-tiba muncul dibalik pintu.
“Noona bikin aku kaget saja sih… kenapa bisa ada di sini?” aku benar-benar terkejut melihat noona ku di sini.
“Ya! Jawab dulu siapa yeoja yang kurang beruntung itu?” katanya menghampiri ku. Aku bersungut mendengar perkataannya.
“Ya noona! Kenapa bicara seperti itu. Justru dia beruntung mendapatkan aku…” dia tertawa. Sungmin hyung juga ikut-ikutan tertawa.
“Mian mian. Oh ya I miss U, my little boy. Happy birthday…” katanya sambil memelukku.
“I miss U too. Thanks…” jawab ku sambil membalas pelukkannya

-Kyuhyun PoV end-



Seorang crew TV menghampiri ku dan menyuruh ku untuk ke ruang artis karena Kyuhyun Super Junior ingin bertemu pada ku. Itu kata crew TV. Aku mengikuti langkahnya.
“Di sini ruang Super Junior.” Kata crew itu.
“Gomawo.” Jawab ku.
Karena pintu ruangan itu dalam keadaan terbuka, aku bisa melihat apa yang ada di dalamnya.
Aku melihat Kyu oppa sedang berjalan ke arah seorang yeoja dan memeluknya. Apa? Memeluknya? Sontak saja aku terkejut. Kyu oppa memeluk seorang yeoja. Tampaknya mereka sangat akrab karena aku melihat Kyu oppa tersenyum bahagia di dalam pelukan yeoja itu. Apa dia itu yeojachingu nya? Tanpa ku sadari sebulir air mata telah jatuh di pipiku.
Aku tidak jadi masuk ke dalam ruangan. Aku meletakkan hadiah yang ingin ku berikan kepada Kyu oppa di samping pintu dan segera meninggalkan stasiun TV itu.

Di apartemen, aku menumpahkan semua apa yang aku rasakan. Rasa sesak yang sedari tadi menggangguku. Aku tumpahkan semuanya dalam tangisan.
“Apa yang aku pikirkan? Hyu Ri babo! Mana mungkin Kyu oppa menyukai mu? Kau ini hanya fansnya. Hanya fans. Jadi, mana mungkin dia menganggap mu sebagai orang yang berarti di hidupnya? Babo!” aku berkali-kali menyesali dan mencaci diri ku sendiri. Aku mengira kalau Kyu oppa sudah menyukai ku. Tapi kenyataannya sekarang dia malah memeluk seorang yeoja dengan bahagianya.
“Memang bodoh. Kenapa bisa-bisanya aku berpikir seperti itu? Seharusnya aku tidak boleh terlalu berharap. Aku ini hanya yeoja biasa sedangkan dia… dia… hiks…” aku benar-benar merasa sengsara.
“Aku harus pulang. Ya. Aku harus pulang besok.” Akhirnya aku memutuskan akan meninggalkan Korea besok.



-Kyuhyun PoV-

“Apa ini?” kata Yesung hyung. Dia mengambil sebuah bungkusan di samping pintu
To. Kyu oppa
“Oh, ini buat Kyu, hyung.” Kata Siwon hyung. “Mungkin hadiah ulangtahun dari fansnya.”
“Mungkin juga. Kyu, ini ada bungkusan untuk mu.” Sambil menyodorkan bungkusan itu.
“Dari siapa hyung?”
“Entahlah. Lihat saja sendiri. Mungkin hadiah ulangtahun untukmu.” Jawab Yesung hyung lagi.
“Ya sudah nanti saja aku buka. Ayo kita pulang ke dorm!”
“Ne. Aku bangunkan Leeteuk hyung ya.” Kata Sungmin oppa.  “Kalian cari Donghae dan Eunhyuk di ruang SNSD!” sambil menunjuk Wookie dan Siwon.
Setelah semua berkumpul, kami akhirnya pulang ke dorm. Tapi, kenapa sepertiya aku melupakan hal yang penting?
Sesampainya di dorm, aku langsung menuju kamar. Karena letih, aku langsung tertidur.

-Kyuhyun PoV end-


@Apartemen 07.00 AM
Aku akan pulang hari ini. Aku rindu orang tua ku, sahabat ku.  Aku ingin pulang.
‘Tes’ sebulir air mataku jatuh tanpa aba-aba.
Kenapa aku menangis? Apa yang harus ku tangisi? Tidak ada. Lagipula tidak ada yang perduli terhadap ku. Aku harus ke bandara sekarang.
“Kyu oppa…” kenapa tiba-tiba aku teringat dengannya? Bukan tiba-tiba. Sebenarnya dari semalam aku terus memikirkannya. Melihatnya bersama yeoja lain. Hari-hari ku di sini ku habiskan untuk dirinya. Aku tidak menyesal. Justru aku merasa beruntung bisa bertemu dengannya dan bersamanya beberapa hari ini.
Tapi, sekarang semuanya terasa seperti hanya mimpi. Ya, mimpi ku saja. Aku tidak akan memberi tahunya bahwa aku akan pulang hari ini.


-Kyuhyun PoV-

@ SuperJunior Dormitory  07.00 AM
“KYUUUUU…” teriak Hyukie hyung. Dia langsung menghambur ke dalam kamar membuka selimutku dan mengguncang-guncangkan badanku.
“AAAHHH… ada apa sih hyuuung. Aku masih ngantuk…” jawab ku malas sambil menutup kembali selimut sampai kepala.
“Lihat ini! Ini kado bungkusan dari Shin Hyu Ri. Kau lupa membawanya ke atas? Ini tadi tertinggal di mobil… Heyy banguuuunn”
“Nuguya? Shin Hyu Ri?” jawab ku masih setengah sadar.
“Ne. SHIN HYU RI” katanya lagi. “Itu tuh yeoja fans mu itu… aku baru sadar kita tidak melihatnya kemarin.” Kata hyukie hyung lagi sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
Aku langsung bangun. Benar juga. Pantas saja tadi malam aku merasakan seperti ada sesuatu hal penting yang terlewatkan. Ternyata…
“Mana kadonya hyung?” tanyaku. Sekarang aku sudah benar-benar bangun.
“Ini nih…” katanya sambil memberikan kado itu.
Aku membuka bungkusan plastiknya. Berisi dua kotak kado dan sepucuk surat. Aku menoleh melihat Hyukie hyung yang masih duduk di kasurku.
“Ngapain masih di sini? Udah sana sana…” usirku.
“Yee, bukannya terima kasih. Malah diusir begini… huh” sungutnya sambil beranjak dari kamarku. Aku tersenyum melihatnya. Aku selalu suka menggoda Hyukie hyung.
Aku kembali fokus pada hadiah yang diberikan oleh Hyu Ri. Pertama, aku membuka kotak yang agak besar. Aku menebak-nebak mungkin isinya frame foto yang waktu itu. Ternyata benar, isinya frame foto dan juga ada foto-fotoku, member SuJu, dan juga fotonya. Tapi, framenya sudah diperbaharui sehingga tampak lebih berseni dan indah.
“Hmm, pasti dia buat sendiri. Bagus sekali…”
Kedua, aku membuka kotak yang berukuran kecil. Di dalamnya ada sebuah kaset CD dan selembar kertas yang tertulis ‘maaf kalau suara ku jelek. Jangan ditertawakan ya oppa ^^’.
Dengan segera aku membuka laptopku dan memasukkan kaset CD tadi. Terdengar alunan musik. Sepertinya lagu ‘Winter Child’.
Kyeoure taeeonan areumdaun dangsineun
Nuncheoreom kkaekkeuthan namanui dangsin


Gyeoure taeeonan sarangseureon dangsineun
Nuncheoreom malgeun namanui dangsin


Hajiman bom, yeoreumgwa gaeul, gyeoul
Eonjena malgo kkaekkeuthae


Gyeoure taeeonan areumdaun dangsineun
Nunchereom kkaekkeuthan namanui dangsin


Hajiman bom, yeoreumgwa gaeul, kyeoul
Eonjena malgo kkaekkeuthae


Gyeoure taeona areumdaun dangsineun
Nuncheoreom kkaekkeuthan namanui dangsin


Saengil chukhahamnida, saengil chukhahamnida
Saengil chukhahamnida. Dangsinui saengireul

Happy Birthday To You (Happy Birthday To You)
Happy Birthday To You (Happy Birthday To You)

Happy Birthday To You (Happy Birthday To You)
Happy Birthday To You (Happy Birthday To You)

Happy Birthday To You
Happy Birthday To You
Happy Birthday To You
Happy Birthday To You

Happy Birthday Kyu oppa…

Aku tersenyum. Suaranya bagus. Ah, aku jadi ingin mendengar suaranya secara langsung.
Bagaimana kalau aku ke apartemennya? Ide bagus. Lebih baik aku mandi dulu sekarang. Oh iya, ada surat juga. Nanti saja aku baca.

-Kyuhyun PoV end-



@ Incheon Airport  09.00 AM
Satu jam lagi pesawatku akan lepas landas. Aku benar-benar akan meningglakan Korea. Aku tidak tahu kapan aku bisa kembali ke sini lagi. Beberapa hari di sini benar-benar seperti mimpi untukku. Aku bahagia sekaligus sedih.


@ SuperJunior Dormitory  08.00 AM

-Kyuhyun PoV-
Aku sudah selesai mandi dan beres-beres kamar. Hari ini rencananya aku ingin ke apartemen Hyu Ri. Aku berjalan keluar kamar menuju ruang tengah yang sudah dipenuhi oleh semua member.
“Ada apa ini? tumben sekali pagi-pagi begini sudah berkumpul semua” sapaku pada semua member di pagi ini.
“Kyu.., aku baru dapat telpon dari manager, katanya kita ada mini concert di Jakarta dan kita harus berangkat siang ini juga.” Kata Leeteuk hyung.
“Mwo? Ke Jakarta? Hari ini? tapi…” aku benar-benar terkejut dengan berita ini. Aku belum sempat bicara apa-apa pada Hyu Ri dan aku sudah harus pergi lagi sekarang.
“Iya. Memang kenapa?” tanyanya lagi.
“Aku.., aku mau bertemu Hyu Ri dulu, hyung.” Akhirnya aku mengutarakan apa yang aku pikirkan saat ini. Ya, aku ingin sekali bertemu dengannya.
“Tapi…”
“Aku tahu. Aku tidak akan lama. Sungmin hyung, tolong bawa bajuku ke bandara ya. Nanti aku menyusul. Aku pamit dulu, hyung…” aku langsung melesat pergi meninggalkan dorm. Tujuanku adalah apartemen Shin Hyu Ri.
“Dasar tuh anak. Sepertinya dia memang menyukai Hyu Ri –ssi. Bagaimana menurut mu, hyung?” Tanya Hyukie hyung kepada Sungmin.
“Menurutku itu hal yang bagus. Shin Hyu Ri juga orang yang baik.”

Aku sedang diperjalanan menuju apartemen Hyu Ri. Aku sengaja menggunakan mobil sendiri agar bisa cepat sampai ke apartemennya. Daritadi aku berusaha menelponnya tapi, selalu tidak aktif.
“Dia kemana sih? Kenapa handphone nya tidak aktif?”
Setelah sampai di depan gedung apartemennya, aku langsung berlari menuju kamarnya di lantai 3.
‘Tok tok tok’ berulang kali aku mengetuk pintu kamarnya dan memanggil namanya, tapi tidak ada yang menjawab. Sepertinya dia tidak ada di apartemen. Akhirnya kuputuskan untuk beranjak dari sana.



@ Shin Hyu Ri Apartemen 09.30 AM
“Kau kemana sih? Kenapa dari tadi telponmu selalu tidak aktif? Sudah satu jam aku menunggumu di sini…” Aku benar-benar frustasi. Kenapa tiba-tiba sekarang Hyu Ri seperti menghilang? Ada apa sebenarnya? Berulang kali aku menelponnya yang menjawab hanya operator –handphone nya tidak aktif. Aku melihat sepucuk surat yang tadi ku letakkan di dasbor. Ya, itu surat dari Shin Hyu Ri. Aku mulai membuka amplopnya dan membacanya…
Aku mencoba menghubunginya sekali lagi.
“Please, ku mohon semoga handphone nya menyala dan aku bisa berbicara dengannya…”
‘Pip’ aku menekan tombol hijau.
‘Tut tut…’ tersambung. Akhirnya…
“Yeo, yeobuseyo” terdengar suara yeoja yang aku tunggu sejak tadi.

-Kyuhyun PoV end-


@ Incheon Airport  09.30 AM
Aku melihat handphone ku. Ternyata dari tadi aku lupa menyalakannya. Aku mencoba menyalakan handphone ku. Baru sebentar ku nyalakan, ada seseorang yang menghubungi ku.
‘Kyu oppa Calling’ begitu yang tertera di display handphone ku. Apa aku harus mengangkat telpon dari Kyu oppa?
‘Pip’ tanpa kusadari aku menekan tombol hijau.
“Yeo, yeobuseyo” ucap ku.
“YAA SHIN HYU RI!! KEMANA SAJA KAU? APA KAU TIDAK TAHU AKU MENUNGGUMU DI DEPAN APARTEMEN SELAMA SATU JAM?” dia berteriak seperti itu, apa dia marah? Tapi, kenapa dia marah? Tunggu dulu. Apa katanya tadi? Dia menungguku di depan apartemen selama satu jam?
“YAA!! Kenapa malah diam saja?” Tanyanya lagi.
“Oppa…hiks” tiba-tiba air mataku jatuh. Sedari tadi aku berusaha menahannya. Tapi, setelah mendengar suara Kyu oopa, aku sudah tidak tahan untuk menumpahkan apa yang kurasakan. Aku tidak mau jauh darinya. Aku tidak mau pergi darinya. Aku ingin tetap berada di sini, bersamanya.
“YA ada apa? Kenapa kau menangis? Kau dimana?”
“Oppa…mianhae. Aku… aku akan pulang…”
“Bagus, sebaiknya cepat pulang ke apartemen karena aku sudah lama menunggumu di sini. Ada yang ingin ku bicarakan padamu…”
“Oppa…aku… maksudku, aku tidak pulang ke apartemen. Tapi…”
~ ‘Para penumpang yang terhormat, Pesawat dengan nomor penerbangan 7737 dengan tujuan Jakarta, Indonesia akan segera lepas landas. Diharapkan kepada semua penumpang untuk mulai memasuki pesawat. Terima kasih.’ ~
Terdengar suara pengumuman di bandara. Berarti pesawatku akan segera berangkat.
“Kau…kau di bandara? Maksudmu kau ingin pulang ke Indonesia?”
“…Ne oppa. Mianhae…”
“A, aku mohon. Jangan pergi dulu! Tunggu aku Shin Hyu Ri…”
Baru aku akan menjawab perkataan Kyu oppa bahwa aku tidak bisa menunggunya, tiba-tiba ada yang menarik lenganku.
“Oppa…” aku terkejut melihat Sungmin oppa di hadapanku. Di belakangnya juga ada member SuperJunior yang lain.
“Hallo… hallo Hyu Ri –ah. Hallo… aku mohon jangan pergi…” suaranya terdengar parau. Apa kyu oppa menangis? Tiba-tiba sungmin oppa mengambil handphone ditanganku.
“Dia tidak akan kemana-mana. Sebaiknya kau cepat ke sini, Kyu!” katanya.
“I, ini…”
“Ini aku, Minnie. Sekarang Shin Hyu Ri bersama kami. Cepat ke sini!”
“Ne. Gomawo, hyung.”


-Kyuhyun PoV-

Aku harus cepat ke bandara. Aku tidak mau dia pergi.

-Kyuhyun PoV end-



“Kenapa kau mendadak ingin pulang?” Tanya Sungmin oppa. Sekarang kami sedang duduk di ruang tunggu bandara.
Aku menunduk. Aku berusaha menahan air mataku agar tidak  jatuh.
“Ini tidak mendadak, oppa. Rencananya memang hanya beberapa hari aku di sini…”
“Tapi, kenapa tidak memberitahu kami kalau kau akan pulang hari ini?” Tanya Siwon oppa.
“Aku…sebenarnya ingin memberitahu kalian tadi malam. Tapi…”
“Tapi apa?” Tanya Sungmin oppa lagi.
“A, aku melihat Kyu oppa berpelukan dengan seorang yeoja…”
“Mwo? Yeoja? Siapa?” Tanya Hyukie oppa. Aku hanya menggeleng.
“Tunggu dulu. Berpelukan dengan yeoja?” Sungmin oppa tampak sedang memikirkan sesuatu. “Ya ampun, ternyata itu masalahnya. Memangnya kenapa kalau Kyu berpelukan dengan seorang yeoja?”
Aku sontak kaget mendengar pertanyaannya. Aku hanya tertunduk malu.
“Kau menyukai Kyu? Atau bahkan mencintainya?” Tanya Sungmin oppa lagi.
“A, aku…”
“Sudah mengaku saja. Kami tidak akan marah…” kata Leeteuk oppa.
“Iya. Lagipula aku menyetujuinya. Apa kau tahu, semenjak mengenalmu Kyu jadi lebih bersemangat dan lebih bahagia.” Kata Sungmin oppa.
“Benarkah? Tapi, kenapa tadi malam dia terlihat begitu bahagia memeluk yeoja itu?” tanyaku yang merasa tidak percaya dengan kata-kata Sungmin oppa tadi. Aku memang menyukai Kyu oppa. Maka dari itu, aku sedih melihatnya memeluk yeoja itu.
“Tentu saja Kyu bahagia karena bertemu dengan yeoja yang sudah bertahun-tahun tidak ditemuinya. Yeoja itu noona nya. Masa kau tidak tahu?”
“MWO? Noona?” Tanya ku.
“Ne. yeoja itu Cho Ahra –ssi.” Kata Sungmin oppa lagi.
Apa? Jadi selama ini aku cemburu dengan kakaknya Kyu oppa sendiri? AAhh dasar babo. Aku benar-benar bodoh…
“Hahaaa, jadi salah paham toh…” kata Wookie oppa.
“Ciieee ada yang cemburu… hahaaa” kata Hyukie oppa menggoda ku.
“Oppaaa…” aku bersungut. Malu juga sih, ternyata selama ini aku salah paham.
Saat para oppadeul asik menertawakan kebodohanku, tiba-tiba ada yang memanggil nama ku.
“SHIN HYU RI!!!”


-Kyuhyun PoV-

Aku melihatnya. Akhirnya aku bisa melihatnya.
“SHIN HYU RI!!!” aku berteriak memanggil namanya. Dia menoleh.
“Oppa…” dia langsung berdiri dari duduknya. Aku langsung menghampirinya.
“YAA Shin Hyu Ri! Kenapa tidak mengatakan padaku kau ingin pulang hari ini? aku mencemaskanmu. Kenapa juga handphone mu kau matikan? Aku jadi susah menghubungimu…” langsung saja ku semburkan(?) apa yang ku rasakan semenjak diperjalanan menuju ke sini tadi.
Dia terkikik pelan. Aku juga melihat hyung ku tertawa tertahan di belakangnya.
“YA! Kenapa malah tertawa?” tanyaku langsung melangkah menghampirinya dan sekarang jarak kami cukup dekat.
“Mianhae oppa. Aku benar-benar minta maaf. Aku sudah salah paham terhadap oppa…” katanya. Dan sekarang dia tersenyum manis.
“Salah paham?” tanyaku bingung.
“Ne. aku melihat oppa berpelukan dengan seorang yeoja dan ternyata yeoja itu adalah Cho Ahra unnie.”
“HAH?” aku benar-benar tidak mengerti. Sebenarnya dia bicara apa?
“Sudah katakan saja apa yang kau rasakan pada Kyu…” komentar Sungmin hyung.
Tiba-tiba dia memelukku.
“Oppa… joahe…” katanya di dalam pelukanku. Aku membalas pelukannya.
“Nado joahe Shin Hyu Ri”
“Jinjja?” katanya sambil melepaskan pelukannya.
“Ne.” jawabku sambil menarik kembali dirinya ke dalam pelukanku.
“Akhirnyaaa…..” kata hyung ku serempak. Aku dan Hyu Ri tertawa pelan.
“Kau tidak jadi pulang?” tanyaku padanya.
“Ah oppa lama ke sininya. Pesawat ku sudah take off daritadi. Bagaimana ini aku tidak bisa pulang?” katanya bersungut. Aku terkikik melihat ekspresinya.
“Ya oppa! Malah tertawa di atas penderitaan ku…” katanya lagi dan mukanya semakin ditekuk.
“Sudah tenang saja. Kami sudah menyiapkan satu tiket untukmu.” Kata Leeteuk hyung.
“Hah?” dia terlihat tidak percaya.
“Ini!” Leeteuk hyung menyerahkan selembar tiket padanya. “Ini untukmu, Kyu” katanya lagi dan memberikan tiket yang sama juga kepada ku.
“Lihat! Kami juga punya.” Kata Hyukie hyung. Mereka semua mengeluarkan tiket mereka.
“Ka, kalian…”
“Kami juga akan ke Indonesia…” kata Wookie hyung senang.
“MWOYA?” teriaknya senang.
“Ne. Sebenarnya aku ingin bertemu denganmu juga untuk memberitahu bahwa kami akan ke Indonesia. Ada acara mini konser kami di sana.” Jelas ku padanya.
“Jadi, kita bisa pergi bersama?” tanyanya.
‘Pletak’   
“Aduh, oppaaaa… sakiiiitt” katanya sambil memegang keningnya yang tadi kujitak.
“Hahaaa. Aku puas. Habisnya kau suka semaumu sendiri…”
‘Pletak’   
“YA! Kenapa menjitakku?” dia membalas menjitak kepalaku.
“Habis oppa nyebeliiinn…”
“Hahahahaaa…” aku malah tertawa. Semua hyung ku juga tertawa.
“Sudah sudah. Kenapa kalian malah bertengkar sih? Aku lapaaaarr. Makan yuuuk! Siapa yang mau ikuuuutt?” kata Sungmin hyung.
“Kami ikuuuutt” kata mereka serempak.
“Aku juga oppaaa” kata Hyu Ri.
“Ehh, tunggu dulu!” aku menarik lengannya. “Kita pergi berdua saja!”
“Ta, tapi…”
“Sudah. Ayoo…” aku menggenggam tangannya. Dia membalas genggaman ku.
“Jangan pergi lagi tanpa memberitahu ku. Arraseo?” ucapku sambil menatapnya.
“Ne. arraseo oppa…” jawabnya sambil tersenyum. Kami melangkahkan kaki bersama. Aku berharap kami bisa selalu bersama, walaupun banyak rintangan menghadang.
“Shin Hyu Ri, joahe…”
“Nado joahe Cho Kyuhyun…” kami tersenyum bersama.

-Kyuhyun PoV end-



Surat dari Shin Hyu Ri kepada Cho Kyuhyun

To. Kyu oppa

Aku bermimpi tentangmu. Aku selalu memandang postermu
Aku mempunyai mimpi yang konyol.
Yaitu ingin bertemu dengan mu. Ini realistis kan?
Ternyata impianku terkabul.
Karena tabrakan tidak sengaja di kereta waktu itu, aku bisa berjumpa denganmu.
Beberapa hari kulalui seperti mimpi.
Kalau benar mimpi, aku tidak mau terjaga agar bisa selalu melihat wajahmu, melihat senyummu.

Oppa, terima kasih sudah hadir dihidupku.
Aku bahagia. Aku juga selalu berharap oppa bahagia.
Terima kasih sudah hadir di dunia ini, menjadi bagian dari SuperJunior dan menjadi bias ku.
Aku menyayangimu. Yang artinya mungkin lebih dari sekedar rasa sayang fans terhadap idolanya.
Aku menyayangimu sebagai seorang yeoja kepada namja.
Maaf kalau aku sudah lancang.
Tapi, aku tidak bisa terus memendam rasa ini.
Aku hanya ingin oppa tahu. Aku tidak berharap oppa membalasnya.
Aku sudah merasa senang kalau oppa sudah mengetahui isi hatiku.

Oh ya, Saengil chukkae hamnida oppa.
Aku berharap apapun yang oppa impikan bisa terwujud.
Oppa harus selalu sehat dan bahagia.

Sekali lagi saengil chukka hamnida…
Happy birthday Cho Kyuhyun ^^

From. Shin Hyu Ri
~ THE END ~


Hwaaaa akhirnyaaa selesai juga ff gaje ini. Heheehee
Thanks buat para readers yang udah baca.
Mian ya kalo kepanjangan ceritanya...^^v
Leave a comment please!!
Thank You...

0 komentar:

Posting Komentar

 

'Spring' Mila Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea